Laman

Jumat, 10 Maret 2017

INSPEKTORAT KAB OGAN ILIR IKUTI DIKLAT AUDITOR DI BPKP PROVINSI SUMATERA SELATAN

PALEMBANG - Sebanyak 3 orang ASN Inspektorat Kabupaten Ogan Ilir mengikuti Diklat Pembentukan Auditor Ahli di BPKP Provinsi Sumatera Selatan. Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Selatan, Iman Achmad Nugraha, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha, Hartanto Sapto Priyono secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembentukan Auditor Ahli bagi Lingkungan pegawai Inspektorat se-Provinsi Sumatera Selatan.
Rabu (22/2), Bertempat di Ruang kelas lt. 3 Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Selatan, telah dilaksanakan Pembukaan Diklat Pembentukan Auditor Ahli bagi Pegawai lingkungan Inspektorat wilayah di wilayah Sumatera Selatan. Hadir pada pembukaan Diklat ini, Jajaran Pejabat Struktural dan Instruktur/pengajar yang berasal dari Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Selatan.
Dalam laporan ketua panitia penyelenggara, Koordinator Program Pelaporan dan Pengawasan APIP (P3A) Sudarto, disampaikan bahwa Diklat ini akan menempuh waktu yang cukup panjang, terhitung sejak dibukanya Diklat ini tanggal 22 Februari 2017 dan akan berakhir pada tanggal 15 Maret 2017.
3 orang Pejabat Inspektorat Kabupaten Ogan Ilir yang mengikuti Diklat Sertifikasi JFA Pembentukan Auditor Pertama di BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan tersebut adalah : 1) Andriana, S.Kom, M.Si, 2) Deddy Setiawan, S.Kom, dan 3) Latifah, SHI.
Materi yang akan dipelajari oleh peserta dalam Diklat ini meliputi 11 mata pembelajaran, antara lain ; Penjelasan JFA dan pola diklat, Kode Etik dan Standar Audit Intern, Manajemen Pemerintah Daerah II, Tata Kelola Manajemen Resiko dan Pengendalian Intern II, Audit Intern, Praktik Audit Intern, Audit Kinerja, Audit Investigasi, Reviu Laporan Keuangan, Evaluasi Sakip, Komunikasi Audit Intern I.
Pada sesi arahan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Selatan, Iman Achmad Nugraha mengingatkan kepada peserta untuk selalu terus mengembangkan kemampuan dan pengetahuannya. Hal ini dikarenakan tugas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sangatlah luas, APIP tidak hanya memeriksa keuangan, akan tetapi mampu memberikan peringatan dini untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang berakibat timbulnya kerugian negara.
Diklat ini sejalan dengan target RPJMN 2015-2019, yang dikatakannya bahwa APIP harus berada pada level tiga begitu juga dengan kematangan Implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) pada level tiga.
Oleh karena itu, Iman Achmad Nugraha menambahkan, APIP harus dapat memberikan keyakinan yang memadai bahwa pelaksanaan program pemerintah dapat berjalan secara efektif dan efisien, menjamin keandalan laporan keuangan pemerintah, pengelolaan aset secara tertib sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk itu setiap Auditor/APIP dituntut harus selalu belajar dan belajar, baik melalui forum pembelajaran resmi diklat dan bimtek maupun dari pengalaman walaupun pengalaman yang salah untuk kemudian menjadi bahan perbaikan kedepan. "tutur Kaper Sumsel.
Di akhir penyempaiannya, Kepala Perwakilan juga mengingatkan para peserta agar tetap menjaga kesehatannya selama Pendidikan dan Pelatihan ini berlangsung, karena akan rugi apabila satu mata pembelajaran terlewatkan dikarenakan kondisi kesehatan yang menurun.
Selanjutnya, acara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan ini dilanjutkan dengan sesi penyematan tanda peserta secara simbolis kepada 2 orang peserta yang dilakukan oleh Iman Achmad Nugraha didampingi Hartanto Sapto Priyono.