Laman

Kamis, 20 April 2017

DANA DESA OGAN ILIR CAPAI RP. 177 MILYAR AGAR DIKELOLA DENGAN BAIK

TANJUNG SENAY - Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir terus melakukan perbaikan pelaksanaan program pembangunan hingga sampai ke desa.  Untuk itu, Kepala BPKAD Ogan Ilir, Hasnandar SE MM meminta kepada seluruh OPD sampai Kades dapat mengelola dana pembangunan desa secara baik dan sesuai aturan yang berlaku. Hal tersebut berdasarkan edaran terbaru Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50/pmk.07/2017 adalah penggunaan dana desa dan transfer daerah yang harus dikelola pemerintah daerah sebaik mungkin.
" Bahwa daerah harus melaksanakan penghematan karena dana transfer akan diberikan kepada daerah sesuai penerimaan negara dan daerah diminta untuk melakukan identifikasi dan efisiensi program kegiatan yang tidak urgent, bukan prioritas dan tidak produktif serta membuka peluang ruang agar kontrak proyek harus fleksibilitas dengan klausul yang relatif fleksibel dan memperkuat perencanaan cash flow (penerimaan daerah).Jadi berhematlah, jangan asal belanja tapi tidak tepat guna. Baik kades ataupun OPD berhati hatilah menggunakan anggaran agar cukup,"ujarnya.Menurutnya lantaran keuangan pemerintah pusat yang mengalami defisit sehingga belum tentu dana desa dicairkan semua. "kalau dana tidak memadai maka dicairkan dana sudah ada dihitung fisik yang sudah dilakukan, pelatihan ditunda. Ini semua dalam rangka penghematan.Tahun ini total dana desa Rp. 177.844.000. 067 untuk 241 desa  yang sangat urgent prioritas produktif menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat yang positif," jelasnya.