Laman

Kamis, 27 Juli 2017

WAHYUDI, ST DIKUKUHKAN SEBAGAI KETUA KARANG TARUNA OGAN ILIR

INDRALAYA-Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam menyaksikan langsung pengukuhan Pengurus Karang Taruna Indonesia Kabupaten Ogan Ilir periode 2017-2022 di Gedung Serba Guna pemkab Ogan Ilir di Tanjung Senay Indralaya.  Acara pengukuhan pada hari Kamis 27 juli 2017 dimulai pukul 09.30 ini berlangsung sangat meriah dihadiri ribuan angggota karang taruna, aparat desa se-Kab Ogan Ilir.  Ketua KTI Kab Ogan Ilir yang dikukuhkan pada kesempatan ini adalah Wahyudi, ST dengan Sekretaris Yahya Sarmada dan Bendahara Jialyka Maharani, dikukuhkan oleh Ketua Karang Taruna Provinsi Sumsel, Robby Kurniawan, S.STP, M.Si.
Turut hadir pada acara ini antara lain Kapolres Ogan Ilir, AKBP Arif dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Ogan Ilir.
Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam dalam pengarahannya mengatakan bahwa ‎Karang taruna merupakan wadah pengembangan bagi para pemuda, Karang Taruna harus aktif dan harus besinergi dengan TNI dan Polri. 
Ketua Karang Taruna Ogan Ilir yang dikukuhkan Wahyudi dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Karang Taruna Ogan Ilir aktif berperan dan bekerja membantu pemerintah baik di bidang pendidikan, pembangunan, ekonomi kreatif, maupun kesehatan.
Misalnya di bidang usaha ekonomi produktif, Karang Taruna OI sudah mempunyai binaan usaha menjahit. Lalu, di bidang pendidikan, KTI Ogan Ilir bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Ogan Ilir telah melaksanakan Lomba Cerdas Cermat.
"Kemudian di bidang kesehatan, KTI OI sudah melaksanakan sunatan masal dengan bekerjasama Dinas Kesehatan OI. Ke depan, kepada pengurus saya harapkan agar dapat membesarkan Karang Taruna di Ogan Ilir," ungkapnya.
Sementara itu Robby Kurniawan, S.STP, M.Si selaku Ketua Karang Taruna Sumsel, dalam sambutannya mengatakan, Karang Taruna merupakan mitra pemerintah. Karang Taruna bukan organisasi politik, bukan pula organisasi musiman.
"Karang Taruna adalah tempat atau wadah berkumpulnya para pemuda. Diharapkan ke depan Karang Taruna bisa menjadi organisasi mandiri dan profesional, jangan hanya jadi penonton saja di negeri sendiri," katanya.