Senin, 28 Desember 2020

RAKORNAS AAIPI TAHUN 2020

JAKARTA
- Rapat Kerja Nasional Assosiasi Auditor Itern Pemerintah Indonesia (AAIPI) tahun 2020 dilakukan secara online melalui Zoom Meeting Conference, Rabu 23 Desember 2020 di BPKP Kementerian Keuangan RI. 
AAIPI adalah organisasi profesi yang beranggotakan perorangan dan unit kerja Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang telah memenuhi persyaratan keanggotaan sebagaimana diatur di dalam Anggaran Rumah Tangga. APIP antara lain Inspektorat Jenderal Kementerian/Lembaga, Inspektorat Provinsi, BPKP, Inspektorat Daerah Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.
Rapat diawali dengan sambutan oleh Ketua Umum AAIPI, Irjen Kementerian Keuangan, Sumiyati yang menyebutkan bahwa APIP dituntut untuk melakukan pengawasan yang bernilai tambah melalui kegiatan assurance and consulting. Perubahan paradigma APIP yang semula hanya sebagai watchdog pencari kesalahan, menjadi strategic partner yang membantu manajemen dalam mengatasi berbagai permasalahan penyelenggaraan pemerintahan bahkan diharapkan dapat menjadi trusted advisor. Seiring dengan perkembangan era digital, APIP juga dituntut agar tetap relevan dan agile dalam menjaga integritas dan akuntabilitas pencapaian pemerintahan. Rapat Kerja Nasional dilakukan secara daring dengan rangkaian acara:
  1. Keynote Speech, Pembina AAIPI, Menteri Keuangan, Sri Mulyani dan Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh;
  2. Paparan realisasi program & kegiatan AAIPI Tahun 2020 serta rancangan program & kegiatan AAPI Tahun 2021 oleh direktur eksekutif AAIPI;
  3. Diskusi Panel terkait praktek audit intern terkini dan penggunaan emerging technology dalam pengawasan intern, dengan narasumber : a) Direktur Pengawasan Pemerintah Daerah BPKP; b) Asisten Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementrian PAN dan RB; dan c) Presiden IIA.

Rapat Kerja Nasional dibuka dengan Keynote Speech oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Sri Mulyani menyampaikan, APIP dibentuk dengan tujuan untuk memberikan independence assurance bagi organisasi pemerintah yaitu di dalam manajemen risiko, menjaga tata kelola dan untuk meyakinkan bahwa internal control organisasi telah barjalan secara efektif.

Acara dilanjutkan dengan keynote speech oleh Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh. Akuntabilitas merupakan tanggung jawab bersama antara manajemen dan APIP. Penguatan akuntabilitas harus melibatkan dan memerlukan kolaborasi antara manajemen dan APIP. Selain perbaikan internal, APIP perlu mendampingi dan mendorong perbaikan di area manajemen. APIP merupakan lini terakhir di internal organisasi untuk memastikan efektivitas dan akuntabilitas terjaga, sehingga APIP dituntut untuk berani independen dan obyektif. Namun, tetap kecepatan, ketepatan dan kebermanfaatan yang harus menjadi fokus APIP. BPKP telah membuat design untuk mencapai kolaborasi antara manajemen dan APIP dengan penyediaan akses dan interkoneksi data manajemen untuk implementasi Continuous Auditing/Continuous Monitoring.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar