Laman

VISI DAN MISI KAB OGAN ILIR

A.   Visi dan Misi 
1.    Visi dan Misi Daerah Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2005-2015
VISI DAERAH Kabupaten Ogan Ilir tahun 2005 – 2025 sebagai tertuang dalam Rencana pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2005 – 2025 adalah :

“ TERWUJUDNYA OGAN ILIR YANG  SANTRI  MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA “

SANTRI  mempunyai 2 pengertian pokok, yaitu :

  1. SANTRI, dalam arti Harfiah adalah AKTIFITAS KEHIDUPAN SEHARI-HARI DALAM MASYARAKAT OGAN ILIR YANG SELALU DILANDASI OLEH NILAI-NILAI AGAMA ISLAM, 
  2. SANTRI, sebagai singkatan dari SUBUR, AMAN, NYAMAN, TERTIB, RELEGIUS dan INDAH.  

SEJAHTERA mengandung pengertian: kondisi yang dimiliki, dirasakan, dan dinikmati oleh penduduk/masyarakat terhadap kebutuhan hak dasar hidupnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat sudah tercukupi atau melebihi.  Kebutuhan dasar tersebut antara lain kebutuhan pangan, kesehatan, pendidikan, tempat tinggal, air bersih, pertanahan, sumberdaya alam, lingkungan hidup, rasa aman, dan hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial-politik, baik bagi perempuan maupun laki-laki. 

MISI DAERAH Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2005 – 2025  sebagai tertuang dalam Rencana pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2005 – 2025 adalah :  

1)   Meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang berakhlak mulia, sehat, berpendidikan, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2)  Meningkatkan stabilitas keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, dengan menjunjung tinggi hak-hak azasi manusia (HAM) dan demokrasi.
3)        Meningkatkan kinerja Aparatur Pemerintah yang berakhlak mulia, jujur, adil, sejahtera, profesional, dan akomodatif terhadap aspirasi masyarakat serta mempermudah pelayanan terhadap masyarakat.
4)    Meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam kerangka otonomi desa dengan pengelolaan pembangunan dan perekonomian masyarakat desa.
5)    Menjadikan Ogan Ilir sebagai kawasan pertumbuhan baru bidang perdagangan, perindustrian dan pendidikan di selatan Kota Palembang. 
6)     Mengembangkan aksesibilitas, pemeliharaan sarana dan prasarana perhubungan.
7)   Mengembangkan zona agribisnis, agroindustri, industri kecil dan menengah, penguatan kelembagaan dan pemasaran produk.
8)        Mengelola Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup yang lestari dan berkelanjutan.
9)    Meningkatkan pemberdayaan masyarakat sipil dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan.
10) Meningkatkan kualitas kehidupan dan peran perempuan dalam pembangunan sehingga terdapat kesetaraan dengan kaum laki-laki sesuai dengan kaidah pengarus-utamaan gender.

2.    Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir Tahun 2016-2021.
a.    Visi 

TERWUJUDNYA MASYARAKAT 
OGAN ILIR LEBIH SEJAHTERA, UNGGUL DAN BERKUALITAS DILANDASI KEIMANAN DAN KETAQWAAN KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA.

b.    Misi
1) Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik, dan pelayanan masyarakat yang transparan, bersih dan bertanggungjawab.
2)    Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan yang merata, guna mewujudkan SDM yang unggul dan bermartabat.
3) Meningkatkan perekonomian daerah melalui pemberdayaan masyarakat dan peningkatan investasi guna mengurangi  pengangguran dan kemiskinan, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
4)    Meningkatkan kualitas infrastruktur wilayah perkotaan sampai pelosok perdesaan berbasis lingkungan hidup.
5)    Meningkatkan kualitas politik dan demokrasi, ketentraman, ketertiban dan keamanan masyarakat, kehidupan sosial-budaya dan beragama, serta kepastian Hukum dan HAM.

c.    Slogan
SIAP MELANJUTKAN PEMBANGUNAN MENUJU OGAN ILIR GEMILANG DENGAN SEMANGAT BARU DAN JIWA BARU


B.   Tujuan Pembangunan Daerah
Untuk menjabarkan 5 Misi Pembangunan Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2016-2021 ditetapkan Tujuan Pembangunan Daerah sebagai berikut :
1.    Melakukan pemantapan kelembagaan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat
2.    Melakukan pemantapan manajemen penyelenggaraan pemerintahan, meliputi perencanaan, keuangan dan penganggaran, pelaksanaan, pengawasan dan pemeriksaan.
3.    Menciptakan system pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah berbasis accrual dan transparan.
4.   Membangun kapasitas dan kompetitas aparatur sipil Negara dan kelembagaan pemerintahan daerah
5.    Memantapkan sikap mental disiplin dan etika (mindset) aparatur sipil Negara
6.    Meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara
7. Meningkatkan peran serta dan partisipasi masyarakat dalam memajukan pendidikan
8. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sejak dini sampai pendidikan menengah
9. Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan menyediakan sarana kesehatan yang berstandar
10. Meningkatkan perekonomian daerah melalui pemberdayaan masyarakat
11. Mempermudah masuknya investasi penanaman modal di daerah
12. Memperlancar penyediaan dan distribusi kebutuhan dasar masyarakat
13. Memberdayakan potensi usaha/industry kecil dan menengah
14. Meningkatkan fungsi pemasaran bagi hasil produksi daerah
15.Menumbuhkembangkan kemampuan koperasi sebagai soko guru perekonomian
16. Meningkatkan fungsi dan daya dukung infrastruktur jalan, jembatan dan jaringan irigasi/drainase yang lancar dan berkesinambungan
17. Meningkatkan pembangunan perkantoran dengan fasilitas yang memadai
18. Meningkatkan penyediaan sarana fasilitas umum yang memadai
19. Memfasilitasi penyediaan jaringan internet sampai pelosok perdesaan
20. Mendorong penumbuhan sarana peribadatan dan sekolah keagamaan yang berkualitas
21. Meningkatkan syiar agama Islam dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat
22.Meningkatkan pembangunan sosial, budaya, seni, pariwisata, peran perempuan dalam pembangunan, pemuda dan olahraga
23. Menciptakan kemudahan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat
24. Menciptakan suasana yang tentram, tertib, aman dan nyaman dalam
25. Menciptakan pendidikan politik dan demokrasi yang harmonis, jujur dan adil
26. Melaksanakan penegakkan kepastian hukum dan HAM


C.   Sasaran Pembangunan Daerah
Sasaran Pembangunan Daerah yang ingin dicapai 5 tahun (2016-2021) adalah :
1.   Terlaksananya pelaksanaan standar pelayanan minimal (SPM) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi setiap perangkat daerah serta perbaikan tata laksana  
2.    Meningkatnya kesejahteraan ASN
3.    Meningkatnya profesionalisme ASN
4.    Tersedia fasilitas kantor kerja dan kelengkapan yang memadai
5.Terlaksananya pelayanan masyarakat pada tingkat kecamatan dan desa/ kelurahan secara prima dan berkualitas sesuai dengan batasan kewenangan
6.  Terwujudnya perencanaan daerah yang partisipatif dan pendekatan dari Top Down dan Bottom Up
7.   Tercapainya perencanaan, pelaksanaan, dan pemanfaatan keuangan daerah yang berorientasi pada kepentingan publik.
8.    Terlaksananya pengendalian dan tertib administrasi pelaksanaan pembangunan daerah
9.   Tercapainya peningkatan penerimaan sumber-sumber keuangan daerah dan peningkatan PAD APBD setiap tahun anggaran.
10. Terwujudnya penatausahaan penggunaan keuangan daerah yang accrual dan memenuhi prinsip ekonomi, efisien, efektif, tertib, transparan, dan keterbukaan, keadilan, kepatutan dan kepantasan menurut standar yang berlaku
11. Terpenuhinya jumlah dan kualitas aparatur yang professional sesuai dengan tuntutan tugas pokok dan fungsi dari masing-masing organisasi perangkat daerah
12. Terlaksananya pengembangan karir ASN di Kabupaten Ogan Ilir sesuai dengan ketentuan kepegawaian
13. Terciptanya sikap mental, prilaku dan tindakan dari aparat yang senantiasa mengutamakan kepentingan publik   
14. Terlaksananya penyelenggaraan pemerintahan terbaik dan berkualitas serta memenuhi prinsip-prinsip Good Governance
15. Tercapainya perbaikan kesejahteraan aparatur sipil negara
16. Terlaksananya pemberian penghargaan bagi ASN purna bhakti dan ASN yang aktif yang berprestasi
17. Tercapainya rata-rata lama sekolah hingga mencapai 12 tahun pada tahun 2021
18. Terpenuhinya sarana mebeleur yang layak pakai dan sarana belajar mengajar lainnya sesuai standar  
19. Berkurangnya angka buta huruf
20. Terpenuhinya sarana, prasarana dan kelengkapan medis dan non medis di Poskesdes, Pustu, Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah
21. Tercapainya peningkatan produksi dan produktivitas komoditas tanaman padi, palawija dan holtikultura melalui pemanfaatan lahan berpotensi 2-3 kali tanam dan tumpangsari
22. Bertambahnya jumlah kelompok usaha tani tanaman pangan dan hortikultura yang berorientasi agribisnis
23. Tercapainya peningkatan kontribusi tanaman pangan untuk kebutuhan konsumsi
24. Tercapainya peningkatan kualitas dan produktivitas perkebunankaret dan kelapa sawit rakyat
25. Bertambahnya jumlah kelompok usaha tani perkebunan karet dan kelapa sawit yang berorientasi agribisnis
26. Bertambahnya luas areal perkebunan komoditas unggulan karet dan kelapa sawit karet
27. Terciptanya pola kemitraan antara pengusaha perkebunan besar dengan masyarakat disekitarnya
28. Tercapainya peningkatan populasi ternak dan produksi ikan
29. Tercapainya peningkatan produksi daging, telur dan susu
30. Tercapainya peningkatan konsumsi protein hewani asal ternak dan ikan
31. Memberdayakan potensi industry kecil dan menengah yang menjadi unggulan daerah
32. Tercapainya peningkatan produksi dan produktifitas hasil usaha industry kecil dan menengah
33. Bertambahnya jumlah kelompok wirausaha industri kecil dan berkembang menjadi sentral industri kecil menengah
34. Meningkatkan jumlah dan kualitas perdagangan dan jasa serta sarana perekonomian lainnya
35. Terpenuhinya jumlah sarana pasar yang representatif dan sarana perdagangan lainnya di desa dan kota-kota kecamatan
36. Terciptanya sentra-sentra, usaha mandiri dan pusat-pusat perdagangan baru dalam wilayah Kabupaten Ogan Ilir
37.Meningkatkan kesempatan berusaha masyarakat dan meningkatnyakemampuan daya beli masyarakat
38. Tercapainya kemudahan usaha, permodalan dan pemasaran untuk berbagai jenis lapangan usaha rill masyarakat, baik di sektor informal maupun formal
39. Terwujudnya pemberdayaan ekonomi kerakyatan untuk lingkup industri, pertanian, pariwisata, UKM dan Koperasi, Perdagangan dan jasa serta Pertambangan Rakyat yang berwawasan lingkungan
40. Meningkatnya usaha koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) untuk kemajuan perekonomian daerah
41. Bertambahnya jumlah KUKM yang telah diadvokasi
42. Meningkatnya daya beli masyarakat
43. Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana, prasarana dan infrastruktur wilayah
44. Penambahan dan peningkatan pembangunan sarana perkantoran Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir di perkantoran terpadu
45. Peningkatan pembangunan Kantor Kepala Desa, Lurah dan BPD di seluruh desa dan kelurahan dalam Kabupaten Ogan Ilir
46. Bertambahnya jumlah fasilitas umum berupa sarana olahraga dan sarana umum pemerintah lainnya
47. Penambahan jaringan penerangan jalan umum di seluruh wilayah kabupaten
48. Tersedianya peningkatan TPA sampah dan sarana pengangkutan di masing-masing kecamatan
49. Meningkatkan kelancaran arus lalu lintas dan distribusi orang, barang dan jasa
50. Tertatanya arus lalu lintas timur dan jalan lintas sumatera dan jalan-jalan pada wilayah-wilayah lainnya yang rawan kemacetan
51. Terbangunnya fasilitas jaringan internet hingga ke seluruh desa dan kelurahan.
52. Terwujudnya ketentraman, ketertiban, keamanan dan kenyaman dalam wilayah Kabupaten Ogan Ilir
53. Terwujudnya kerukunan umat beragama dan antar umat beragama.
54. Terbinanya peran pemuda dan tercapainya prestasi olahraga di tingkat provinsi dan nasional
55. Berkembangnya kreativitas seni dan budaya lokal di kanca Nasional dan Internasional
56. Meningkatnya peran perempuan dalam pembangunan
57.  Terciptanya suasana kehidupan politik dan demokrasi yang jujur, adil dan berkedaulatan
58. Terciptanya kepastian hukum dan HAM dalam suasana berkeadilan
59. Menurunnya angka pengangguran
60. Menurunnya angka kemiskinan
61. Meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
62. Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Kabupaten Ogan Ilir

D.   Sasaran Kinerja Pembangunan Daerah tahun 2016 – 2021
1.    Tercapainya target kinerja pembangunan Bidang Pendidikan, yaitu :
a.    Meningkatnya rata-rata lama sekolah anak usia 10 tahun keatas dari 7,65 tahun pada tahun 2014 menjadi 12 tahun pada tahun 2021.
b.    Meningkatnya Angka Partisipasi Kasar, Angka Partisipasi Sekolah dan Angka Partisipasi Murni di setiap jenjang pendidikan pada tahun 2021.
2.    Tercapainya target pembangunan Bidang Kesehatan, yaitu :
a.    Meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 70,91 pada tahun 2014 menjadi 74,00 pada tahun 2021.
b.    Meningkatnya Usia Harapan Hidup dari 66,92 tahun pada tahun 2014 menjadi 69,00 tahun pada tahun 2021.
c.    Menurunnya Angka Kematian Ibu (AKI) melahirkan dari 6 orang pada tahun 2014 menjadi 3 orang per 10.000 ibu melahirkan hidup pada tahun 2021.
d.    Menurunnya Angka Kematian Bayi dari 3 bayi pada tahun 2014 menjadi 1 bayi pada tahun 2021.
e.    Menurunnya BALITA bergizi buruk dari 17 orang pada tahun 2014 menjadi 8 orang pada tahum 2021.
3.    Tercapainya target kinerja pembangunan Bidang Ekonomi, yaitu :
a.    Meningkatnya pertumbuhan ekonomi dengan Migas dari 5,86 % pada  2014 menjadi 7,0 % pada tahun 2021.
b.    Meningkatnya pendapatan per kapita penduduk dari Rp. 12,7 juta pada tahun 2014 menjadi Rp. 15 juta pada tahun 2021.
c.    Menurunnya angka pengangguran dari 3,03 % pada tahun 2014 menjadi 1,5 % pada tahun 2021.
d.    Menurunnya angka kemiskinan dari 13,85 % pada tahun 2014 menjadi 9,0 % pada tahun 2021.

E.   Prioritas Program Pembangunan Daerah tahun 2016 – 2021
1.    Program Peningkatan kualitas dan profesionalisme Aparatur Sipil Negaradan sarana-prasarana pemerintahan kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan.
2.    Program Peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat baik perizinan maupun non perizinan.
3.  Program Peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan yang ungguldan bermartabat.
4.    Program Peningkatan kualitas sarana dan prasarana kesehatan termasuk RSUD yang berstandar serta memantapkan Program Keluarga Berencana dan Keluarga Berkualitas.
5.  Program Peningkatan ketahanan pangan dan agribisnis melalui perluasan areal, intensifikasi dan rehabilitasi pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan berbasis kearifan lokal.
6.    Program pembinaan, pemberdayaan dan peningkatan daya saing produk industri kerajinan rakyat.
7.    Program Peningkatan investasi penanaman modal di daerah.
8.    Program Pembangunan, peningkatan dan pemeliharan infrastruktur wilayah jalan, jembatan dan irigasi yang menjangkau sampai perdesaan.
9.    Program pengelolaan SDA, Energi dan Mineral yang bewawasan lingkungan dan berkelanjutan.
10. Program Pembinaan politik dan demokrasi,
11. Program Peningkatan ketentraman, ketertiban dan keamanan masyarakat.
12. Program Pembangunan sosial, seni budaya, pariwisata, pemuda dan olahraga.
13. Program peningkatan daya saing mutu dan keterampilan tenaga kerja.
14.  Program Pembinaan kehidupan keagamaan dan kerukunan antar umat beragama.
15. Program Pengembangan kesadaran dan ketaatan Hukum dan HAM dan menghindari terjadinya praktek KKN.